SERANG, bantenhariini.com – Perayaan kegiatan kurban pada hari raya Idul Adha beberapa minggu lagi akan dilaksanakan, tepatnya tanghal 31 Agustus 2017. Serangkaian persiapan akan dilakukan Balai Kesehatan Hewan dan Balai Kesehatan Masyarakat Veteriner (BKHKMV) Provinsi Banten untuk memastikan hewan kurban yang akan disembelih dalam kondisi yang sehat. Dalam pelaksanaannya terdapat hanya 5 dokter yang bertugas dalam BKHKMV Provinsi Banten ini.
“Untuk masalah kurangnya dokter hewan ini memang butuh recruitment untuk itu, sudah mengajukan ke Gubernur dari dua bulan yang lalu,” ungkap Kepala BKHKMV, Ateng kepada bantenhariini.com. BKHMV juga memberitahukan kegiatan mereka menjelang hari raya kurban ini, mereka akan mulai melakukan pemeriksaan ante mortem (pemeriksaan sebelum dipotong) pada tanggal 21 Agustus 2017 di 10 titik lapak pedagang pada 4 Kabupaten/Kota serta melakukan pemeriksaan post mortem (setelah dipotong) pada hari raya Idul Adha berlangsung.
Hal tersebut dilakukan Dokter Hewan di BKHMV, Jajang Deni dalam kesempatan yang sama menambahkan, serangkaian kegiatan pemeriksaan itu tujuannya guna mengurangi resiko penyebaran penyakit hewan menular pada ternak hewan kurban. “Pemeriksaan tersebut itu baru target dari BKHMV, belum dari Dinas Kota dan Kabupaten,” jelas Jajang. Ia juga menjelaskan pemeriksaan tersebut dinilai dari kondisi kelayakan tempat jual hewan kurban, rumput yang dimakan hewan tersebut dan kondisi kesehatan kambing atau sapinya itu sendiri. “Keseluruhan hewan kurban itu datang datang dari Cianjur, Tasik, Garut dan Sukabumi,” tambah Jajang.
BKHMV bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten juga pada 23 Agutus 2017 akan mengadakan sosialisasi dan publikasi mengenai tata cara menjaga kesehatan hewan kurban serta tata cara pemotongan yang benar. Sosialisasi tersebut juga turut mengundang Dewan Kemakmuran Masjid serta para petugas pemeriksa kesehatan setiap Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten. (Diah)

0 Comments