CILEGON, bantenhariini.com – Sebanyak 2.500 warga fakir miskin yang masuk dalam kategori Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memperoleh Jaminan Sosial Cilegon Mandiri (JSCM) dari Pemkot Cilegon melalui Dinas Sosial. Dana JSCM yang digulirkan sebesar Rp 2,5 miliar bersumber dari APBD.Setiap KPM masing-masing mendapat dana Rp 1 juta per tahun. “Ini merupakan salah satu program pro rakyat yang tujuannya untuk mengurangi dan mengentaskan kemiskinan,”jelas Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon Abadiah,usai peluncuran JSCM di Kelurahan Bagendung, Selasa (15/8).
JSCM merupakan salah satu program pemerintah daerah dalam bentuk bantuan sosial bersyarat yang diberikan kepada keluarga fakir miskin dan tidak mampu. Penerima KPM terdaftar dalam basis data terpadu program kesejahteraan sosial. “Syarat atau kriteria KPM diantaranya ibu hamil,anak sekolah mulai dari sekokah dasar hingga sekolah menengah atas atau peserta belajar paket A,B dan C,penyandang disabilitas,” jelas Kadinsos.
Ditambahkan Abadiah,dari verifikasi dan validisasi data,sebanyak 1.200 KPM sudah memenuhi syarat.Sambil program berjalan,pihak dinas sosial terus melakukan verifikasi fan validasi terhadap KPM yang lain. Mengenai dana bantuan,semua KPM memiliki kartu JSCM. “Kami berharap,gunakan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan yang penting,sisanya busa ditabung,”harap Abadiah.
Sementara dari hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial tahun 2011 jumlah warga miskin/rumah tangga sasaran (RTS) di Kota Cilegon berjumlah 11.537. Dengan berbagai program untuk mengentaskan dan mengurangi kemiskinan diantaranya program pemberian modal usaha kecil,pelatihan dan program bantuan lainnya jumlah RTS menurun. Hasilnya,tahun 2016 RTS tercatat sebanyak 8.926.
Selain JSCM, Pemerintah Kota Cilegon juga menggulirkan program bantuan perlengkapan sekolah untuk 250 anak yang berada dalam lembaga kesejahteraan sosial anak. (Pupu)

0 Comments