Reformasi Menguntungkan Santri


TANGERANG,bantenhariini.com – Sebelum reformasi, alumni pondok pesantren (Ponpes) atau santri hanya dilihat sebelah mata. Bahkan keberadaannya kerap dimanfaatkan lumbung suara bila ada perhelatan pemilihan umum (Pemilu).

Kondisi itu, pasca reformasi ini menjadi terbalik. Para santri sudah banyak yang menduduki jabatan politik dan jabatan profesional. Mereka ada di sejumlah partai politik dan  juga lembaga. “Reformasi ini untungkan para santri,” kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, saat menjadi pembicara dalam acara dialog Memperteguh Peran Santri dalam Mengisi Kemerdekaan di Tengah Problematika Bangsa yang digelar ICMI Kota Tangerang di SMA Islam Al Wasatiyah, Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (15/8/2017).

Ray mengatakan, alumni santri sudah banyak masuk di berbagai lini. Seperti KPU dan Bawaslu. Bahkan sebagai kepala daerah dan menjadi menteri. Ray mencontohkan para santri yang ada di kabinet saat ini yakni Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi, dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Khanif Dahiri.

Menurutnya, jabatan yang diraih mereka saat ini tidak mungkin terjadi di jaman sebelum reformasi. Saat ini semua masyarakat Indonesia bisa mewujudkan impiannya kendati latarbelakang berbeda. Tapi tetap dasarnya untuk mencapai itu dengan ilmu pengetahuan.

Ray meminta kepada pelajar AL Wasatiyah agar menjaga nilai-nilai santri. Seperti memiliki sikap akhlakul karimah, sidiq, amanah, fathonah dan tablig. Menurutnya, alumni santri yang sudah duduk dijabatan publik dan lainnya bisa mewarnai kesantriannya. Bukan sebaliknya ikut-ikutan korupsi atau yang melanggar hukum.

Ray  juga memberi motivasi kepada puluhan siswa tersebut bahwa dalam 20 tahun ke depan para santri di sini bisa menjadi orang profesional dan menduduki jabatan politik. Ini bisa terjadi bila santri dalam pijakannya ilmu pengetahuan dan bersikap akhlakul karimah. (Setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *