TANGERANG, bantenhariini.id – Tahun 2019, Masjid Raya Al Azhom menyalurkan 3000 kupon daging kurban kepada warga sekitar pada perayaan Idul Adha 1440 H, Minggu (11/8/19). Proses pembagian berlangsung kondusif tanpa ada aksi desak-desakan antar warga penerima.
Ketua harian DKM Masjid Al Azhom, H. Achmad Chairudin, mengatakan, tahun ini pihaknya membagikan kupon sesuai kapasitas hewan yang diterima. Penyaluran kupon melalui RT/RW setempat. “Alhamdulillah semua tersalurkan kepada yang haknya. Semoga semua berkah baik bagi pengkurban, panitia, terlebih para penerimanya,” tutur Chairudin.
Dalam proses pembagian, panitia juga turut melibatkan anggota Satpol PP, kepolisian dan anggota TNI. Ibu hamil dan yang membawa balita, didahulukan oleh panitia agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Warga Kampung Jati, Titin, merasa senang dan bahagia atas pembagian ini karena mendapatkan daging kurban. “Entah kenapa, menerima daging kurban dari Masjid Raya Al Azhom memiliki rasa tersendiri yang berbeda dari masjid lainnya. Mungkin karena ini masjid terbesar di Kota Tangerang jadi memberikan perasaan yang berbeda dan saya sangat antusias,” ungkapnya.
Tercatat, 42 hewan kurban sapi dan 12 domba/kambing, yang diterima DKM Masjid Al Azhom. Diperiksa Dokter Untuk memastikan keamanan konsumsi daging hewan kurban, di Masjid Raya Al Azhom, panitia menurunkan lima dokter IPB untuk mengecek layak tidaknya dikonsumsi 42 ekor sapi dan 9 kambing saat proses pemotongan.
Usai pemeriksaan seluruh daging secara intensif, seluruh daging hewan kurban dinyatakan layak dikonsumsi oleh seluruh penerima daging. Salah satu dokter hewan, Reza Pratama, menjelaskan, ada beberapa indikator hewan kurban layak di konsumsi, yaitu secara kasat mata dan secara klinis.
Sejauh ini, kami periksa masih ditaraf aman. Setelah diperiksa kesehatan hewan oleh dinas terkait. Kini IPB turun mengecek kelayakan dagingnya. “Sejauh ini tidak ditemukan hal yang janggal,” jelasnya.
Pemkot Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan, selalu bekerjasama dengan IPB setiap tahunnya untuk pemeriksaan kesehatan daging hewan kurban pada perayaan Idul Adha.
Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, langkah ini untuk memastikan daging yang didistribusi terjaga kesehatannya. “Kita antisipasi agar tidak ada hal yang kejadian yang diluar kontrol kita. Dan masyarakat nyaman mengkonsumsi,” ungkap Arief.
Sebanyak lima dokter diterjunkan langsung pada pemotongan di area Masjid Raya Al-Azhom ini. “Nantinya jika ada yang ditemukan tidak layak konsumsi, kami akan langsung merekomendasikan agar tidak dikonsumsi oleh masyarakat kepada panitia terkait,” jelas salah satu mahasiswa IPB Bogor, Setyo. []

0 Comments