SERANG, antenhariini.com – Tokoh masyarakat Banten mengajak masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang merugikan dan membahayakan masyarakat, bangsa dan negara seperti anarkis, radikal, inkonstitusional dan memaksakan kehendak (poeple power).
Demikian ditegaskan oleh Amas Tadjuddin disela – sela sidang pleno KPU Provinsi Banten tingkat provinsi, Minggu (12/5/2019).
“Bangsa kita Indonesia adalah bangsa yang memiliki budaya, akhlak, sopan santun, dan oleh karena itu sampaikanlah saran dan pendapat kepada siapapun dengan lembut berperadaban dan bukan provokasi negatif,” ujarnya.
Dikatakan Amas, pentingnya masyarakat bertanggung jawab bersama untuk menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
“Kami juga mengajak seluruh elit politik untuk memberikan contoh kesejukan dan berucap agar negeri ini aman dan damai,” ucapnya.
Pria yang juga menjabat sebagai MUI Kota Serang ini, mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar bersabar dan menunggu keputusan final KPU tentang penetapan hasil suara pemilu 2019.
Menurutnya, KPU adalah lembaga yang bertugas sesuai dengan amanat UU dalam hal penetapan hasil pemilu, oleh karena itu masyarakat harus percaya kepada KPU.
“Kalau masih ada masyarakat yang belum puas terhadap hasil pemilu dan isu kecurangan, maka sebaiknya ditempuh melalui jalur hukum, sesuai mekanisme yang berlaku, sehingga tidak perlu menebar isu hoax fitnah dan ujaran kebencian,” tegasnya.
Pada kesempatan ini pria yang juga menjabat Sekretaris Forum Koordinasi Pencegahan Teroriame (FKPT) Banten ini mengapresiasi tahapan pemilu dan penghitungan suara hasilnya di Banten sudah terlaksana sangat baik tertib dan aman, tanpa ada kecurangan.
“Khususnya kepada seluruh penyelenggara Pemilu antara lain KPU dan Bawaslu seluruh tingkatan di Provinsi Banten atas terselenggaranya pelaksanaan tahapan Pemilu 2019,” tukasnya. (FEB)

0 Comments