Kualitas Buruk, Bawang Disperindag Banten Ditolak Pedagang


CILEGON, bantenhariini.com – Kualitas bawang putih dari Disperindag Provinsi Banten yang di Distribusikan ke Pasar Kranggot, Kota Cilegon, kurang baik. Hal tersebut terungkap dari adanya pedagang yang mengembalikan bawang tersebut kepada petugas.

Kasubag TU Pasar Baru Cilegon Aceng Syarifudin mengatakan, Disperindag Provinsi Banten telah mendistribusikan bawang putih sebanyak 3,6 Ton untuk pedagang yang ada di Pasar Kranggot.

“Ya betul, hari ini Disperindag Provinsi Banten telah mendistribusikan bawang putih sebanyak 3,6 Ton. Namun sayang kualitasnya kurang baik, karena ada beberapa pedagang yang mengembalikanya kepada petugas,” ujar Aceng saat ditemui di Kantornya, Kamis, (2/5/2019).

Aceng menjelaskan, alasan dikembakikanya bawang putih tersebut karena kondisi bawa tidak seperti biasanya. “Rata-rata pengakuan dari pedagang bahwa aroma bawang tidak sedap dan pada saat dipegang tidak keras,” ucapnya.

Di sisi lain, menurutnya, pendistribusian bawang putih tersebut untuk menekan harga bawang putih di sekitar Kota Cilegon agar kembali stabil seperti semula. “Ini sebetulnya untuk menekan harga bawang putih di Pasar Baru (Kranggot-red), namun pas terahir saya ke lapangan harganya masih tetap Rp50 ribu/Kg nya masih belum stabil,” terangnya.

Maka dari itu, dirinya berharap kepada pihak Disperindag Provinsi Banten untuk segera menjadwalkan kembali pendistribusian barang tersebut, agar harga bawang putih di Cilegon dapat segera stabil.

“Saya sih berharap, Disperindag Provinsi Banten segera menjadwalkan pengiriman ke Pasar Baru Cilegon. Agar harga bawang putih di Pasar Baru Cilegon menurun, sehingga dengan begitu minat pembeli dapat kembali meningkat,” pungkasnya.(Rohman)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *