PANDEGLANG, bantenhariini.com – Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang memperbanyak titik lokasi Pasar Tani. Mulai April 2018 lalu, gelaran ini secara rutin diselenggarakan setiap Minggu pagi di halaman Perum Perhutani Alun-alun Pandeglang. “Selain lokasi tersebut, kami ikut juga Pasar Tani di kawasan perkantoran KP3B Provinsi Banten setiap hari Jum’at pagi,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang H. Budi S. Januardi, S.Pt., MM
Budi menjelaskan, Pasar Tani menyediakan berbagai produk berkualitas dengan harga terjangkau terdiri dari sayuran, buah segar serta berbagai produk olahan hasil pertanian. Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang berupaya terus mengembangkan usaha pertanian termasuk membuka askes pemasaran langsung dari petani dengan konsumennya. “Kami juga sudah membentuk Asosiasi Pelaku Usaha Pertanian atau Aspehatan. Selain sebagai ajang pemasaran atas berbagai hasil usaha para petani juga sebagai upaya mengatasi fluktuasi harga yang terjadi ditingkat petani,” kata Budi.
Menurut Budi, hal tersebut merupakan ikhtiar konkret sebagai solusi untuk membantu para pelaku usaha pertanian di Kabupaten Pandeglang. “Agar terbuka akses pasarnya secara luas, sehingga para petani dan pelaku usaha pertanian dapat memperoleh keuntungan secara langsung,” ujarnya.
Distan Pandeglang juga terus memberikan bimbingan, motivasi dan mengawal serta berperan aktif mengajak serta menfasilitasi kegiatan pasar tani melalui penyediaan lokasi, tenda, meja, kursi, keranjang, timbangan. Dengan digelarnya Pasar tani secara rutin, diharapkan masyarakat lebih mengenal berbagai produk pertanian dari hasil para petani di wilayah Kabupaten Pandeglang serta mata rantai penjualan yang selama ini terkesan cukup panjang bisa lebih diperpendek. Para pelaku usaha yang ikut dalam gelar pasar tani diantaranya pelaku usaha pertanian hortikultura, tanaman pangan, Perkebunan, Peternakan, para ibu-ibu yg tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) serta beberapa petani milenial.
Ketua Aspehatan Kabupaten Pandeglang Muhammad Ulung menambahkan, dengan digelarnya Pasar Tani hasil capaian omzet penjualan setiap minggunya mendapatkan keuntungan bagi para petani dan mereka merasa sangat gembira. Masyarakat sebagai pembeli juga merasa senang dapat membeli produk Pertanian hasil para petani di Kabupaten Pandeglang yang produknya cukup berkualitas namun harganya dapat terjangkau. “Masyarakat mengharapkan kegiatan gelar pasar tani ini dapat terus dilaksanakan setiap pekannya, karena masyarakat merasa terbantu dengan sajian produk pertanian yang segar, berkualitas dan harganya terjangkau,” katanya.
Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang juga terus mendorong terhadap beberapa Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan Rumah Pintar Petani (RPP) di beberapa kecamatan untuk dapat berkolaborasi antara para PPL, para petani dan pelaku usaha untuk dapat melakukan hal yang sama yaitu menggelar pasar tani di wilayahnya, sehingga para petani terbantu dalam memasarkan hasil usahanya. Upaya ini mulai ditindaklanjuti diantaranya oleh Kecamatan Cibaliung yang sudah mulai menginisiasi setiap hari Ahad pagi menggelar Pasar Tani di jalur pasar Cibaliung, yangg langsung dijajakan oleh petani dan KWT. (Anda)

0 Comments