Kembangkan Ekonomi Kreatif dari Seni Budaya


SERANG, bantenhariini.com – Dinas Pariwisata Provinsi Banten berencana mengembangkan ekonomi kreatif berbasis seni budaya di Provinsi Banten. Peningkatan ekonomi kreatif berbasis seni budaya merupakan bagian tak terpisahkan dari pariwisata itu sendiri. Sebagai daerah yang kaya dengan tradisi, Banten dinilai telah memiliki modal ekonomi kreatif dan pariwisata. “Kita ingin pelaku ekonomi kreatif berbasis seni budaya di Banten juga terangkat. Ini bagian tak terpisahkan dari pariwisata itu sendiri yang harus didorong,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati saat Peningkatan Kemampuan dan Pengetahuan Ekinomi Kreatif Berbasis Seni Budaya, Rabu (29/3), di Kota Serang.

Eneng menjelaskan, untuk mendongkrak pelaku ekonomi kreatif berbasis budaya, diperlukan konsistensi dalam meningkatan sumberdaya manusia. Ekonomi kreatif menurut Eneng, bukan memperdagangkan seni tetapi mempromosikan nilai-nilai yang lebih layak, sambil melestarikan budaya yang ada. “Selain seni budaya terjaga, wisata atraksi seni budaya juga bagian dari identitas suatu daerah,” jelasnya.

Beberapa wisata atraksi seni budaya yang sudah berjalan di Banten misalnya Festival Cisadane, Festival Bahari di Kabupaten Serang, Upacara Adat Seren Taun Cisungsang, dan Festival Pesona Bahari di Tanjung Lesung.  Melalui pertemuan ini, Eneng berharap akan lahir rumusan yang tepat untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis seni budaya di Banten.

Pertemuan yang berlangsung hingga Jumat (31/3) itu dihadiri perwakilan dari Dinas Pariwisata kabupaten dan kota se-Banten, para kreator dari sanggar seni, dan stakeholder terkait. Di hari terakhir, rencananya para peserta akan melakukan study banding ke Bandung, Provinsi Jawa Barat untuk melihat geliat ekonomi kreatif di tanah Parahyangan tersebut. Di Bandung, peserta akan mendapat materi teori dan banchmarking melihat atraksi seni dan sanggar serta tempat pertunjukkan yang ideal di Padepokan Kalangkamuning Cihideung Bandung Barat dan Taman Budaya Dago Bandung. (Anda)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *