SERANG, bantenhariini.com – Untuk mempermudah pendistribusian buku, sejumlah relawan literasi di Serang, Banten, menggagas Motor Literasi (Moli). Gerakan itu adalah upaya yang dilakukan para relawan literasi, pengelola TBM dan Komunitas Motor di Banten untuk ikut terlibat dalam gerakan literasi di Indonesia. “Didirikannya Komunitas Moli ini ada dua tujuan. Pertama mereka bertugas menjemput sumbangan buku door to door. Ke dua, kami akan menggelar lapak buku setiap hari Minggu di berbagai daerah,” ujar penggagas Moli, Firman Venayaksa.
Selama ini menurut Firman, banyak masyarakat yang ingin menyumbangkan buku-bukunya tetapi tidak tahu harus ke mana. Relawan yang mengendarai Moli diharapkan menjadi fasilitator untuk mengambil buku setelah terkumpul, dan diserahkan kepada TBM-TBM di pelosok desa. “Lapak buku juga kami gunakan untuk bersilaturahmi sesama relawan literasi, jadi yang mau menyumbang buku bisa datang langsung,” katanya. Untuk minggu ini (26/3) dari pukul 06.00-09.30 WIB mereka akan membuka lapak di alun-alun Kota Serang.
Seorang relawan di Komunitas Moli, Nugra mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 30 orang relawan yang sebagian besar adalah berlatar belakang sebagai mahasiswa, guru, wartawan, penulis, suasta, ASN dan dosen. Nugra berharap dengan hadirnya Komunitas Moli di Banten, komunitas motor yang ada bisa ikut terlibat sehingga citra negatif yang disematkan masyarakat bisa terkikis. (*/Anda)

0 Comments