Gubernur Banten Hadiri Upacara Hari Agraria Tingkat Nasional


CILEGON, bantenhariini.com – Gubernur Banten Wahidin Halim menjadi Pembina upacara dalam memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN),   di Kantor BPN Wilayah Banten, KP3B, Curug Kota Serang, Senin, (24/9/2017)

Dalam kesempatan itu Gubernur membacakan sambutan menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN, Sofyan Djalil. Dimana pemerintah menekankan peningkatan kualitas rencana tata ruang di Indonesia. Salah satunya yakni telah di luncurkannya sistem informasi geografis tata ruang (GISTARU) yang memungkinkan setiap orang mengakses rencana tata ruang yang berlaku secara nasional maupun daerah.

“Untuk meningkatkan kualitas tata ruang di Indonesia, saat ini pemerintah telah membuat sistem informasi grafis tata ruang atau yang dinamakan dengan Gistaru,”kata Gubernur dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa, Berkenan dengan legalisasi aset melalui pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang jumlah bidang tanah seluruh Indonesia bisa rampung tepat waktu.

Maka dari itu untuk melaksanakan percepatan program pendaftaran PTSL tersebut, diperlukan optimalisasi penggunaan teknologi terkini, yang sejalan dengan modernisasi pelayanan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

“Dijaman yang modern ini, dalam mengoptimalkan program PTSL itu, harus dengan menggunakan tekhnologi,”ujarnya.

Sedangkan berkenaan dengan permasalahan dan sengketa pertahanan yang dihadapi, Gubernur mengaku diperlukan penanganan dan penyelesaian secara komprehensif, karena banyak kasus sengketa maupun perkara pertanahan sudah banyak yang berlarut-larut dan menyita waktu.

“Seperti persoalan sengketa tanah, maka penanganannyapun harus secara Komperhensif. Jangan sampai adanya kasus sengketa tersebut dapat memakan waktu yang lama,”ucap Gubernur.

Gubernur menambahkan bahwa, melalui kebijakan tersebut seluruh bidang tanah melalui PTSL dapat mencegah terjadinya sengketa tanah di kemudian hari.

“Dengan adanya program PTSL ini, diharapkan mampu mencegah tejadinya sengketa tanah,”ujarnya.

Sementara itu ditempat yang sama Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Banten Andi Tenri Abeng menyampaikan bahwa, untuk mendukung Progran PTSL tersebut pada tahun 2018 ini, pihaknya menargetkan sebanyak 400 ribu Bidang tanah.

“Untuk mendukung program PTSL itu, Kami BPN Banten menargetkan sebanyak 400 ribu bidang tanah,”kata Abeng saat ditemui usai kegiatan upacara tersebut.

Maka dari itu, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat, terutama kepada pihak pemerintah yang ada di Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Banten untuk mau mendukung program tersebut, agar target 400 Ribu Bidang tanah dapat segera diselesaikam dengan baik.

“Demi berjalannya target PTSL itu, saya meminta kepada masyarakat dan pihak pemerintah yang ada di Kabupaten Kota, agar mau mendukung program PTSL tersebut,”jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa, untuk menindak lanjuti kerja sama yang telah dilakukan oleh Kementrian Agraria Pertanahan dan Tata Ruang dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, hari ini pihaknya melakukan penandatangana  kerjasama dengan kepala Kepolisian Daerah Polda Banten yang akan ditindak lanjuti juga dengan Kapolres dan kepala BPN yang ada di Wilayah masing-masing.

“Hari ini kita lakukan juga kegiatan kerja sama dengan Kepala Kepolisian Polda Banten, dimana hal itu menindaklanjuti Kerja sama yang sudah dilakukan oleh Kementrian Agraria Pertanahan dan Tata Ruang bersama Kepala Kepolisan Republik Indonesia,”jelasnya.

Dirinya juga meminta kepada seluruh masyarakat agar mau memasang Batas pada setiap bidang tanah, hal itu perlu dilakukan untuk mempermudah petugas BPN dalam mengukur setiap bidang tanah yang dimiliki oleh masyarakat.

“Saya meminta kepada masyarakat agar mau memasang Batas bidang tanah, untuk mempeuda petugas BPN dalam melaksanakan tugasnya,”ungkapnya.

Untuk diketahui bahwa, dalam peringatan hari Agraria tersebut pihaknya melakukan berbagai kegiatan, selain upacara, pihaknya juga melakukan kegiata sosial, seperti Donor Darah, Santunan kepada orang tidak mampu dan juga melakukan kegiatan pencanangan gerakan masyarakat memasang patok bidang tanahnya untuk mempercepat pelaksanan program pemerintah PTSL. (Rohman)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *