SERANG, bantenhariini.com -memperbaiki struktural perencanaan Infrastruktur dan Kewilayahan,
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Serang mengelar rapat tahun anggaran 2018.
Rapat yang digelar di Rumah Makan Sari Kuring Kota Serang dihadiri oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait, Jum’at(2/3).
Kepala Bappeda Kota Serang, Djoko Sutrisno mengatakan, bahwa rapat koordinasi mitra Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Tahun Anggaran 2018 ini bertujuan untuk penyusunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Agar bisa memperhatikan hal-hal yang tercantum dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Sebagaimana hasil Musrenbang Kecamatan dan hasil pokok pikiran yang telah disesuaikan dengan DPRD Kota Serang,” ungkapnya.
Lanjut Djoko, OPD Kota Serang harus bisa memprioritaskan hasil musrenbang tersebut, agar sesuai dengan rencana dan tepat sasaran.
“Seperti halnya Mitra bidang Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Dinas Perkim) Kota Serang perlu berkoordinasi dan perencanaan terintegratif dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Lalu berkoordinasi dengan bidang aset terkait kondisi eksisting Rumah Tidak Layak Huni (RTH) karena langkah yang ingin dicapai 20 persen untuk RTH,” jelasnya.
Selanjutnya, masih kata Djoko, untuk mitra Bidang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang memprioritaskan pada program E- Goverment, Infrastruktur dan pelayanan komunikasi; Dalam mewujudkan Smart City (Madani Smart City).
“Perlu lebih melibatkan semua OPD di Kota Serang untuk mencapai peningkatan peran serta masyarakat, keterbukaan informasi dan peningkatan pelayanan publik,” tegasnya.
Sementara, sambungnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU) Kota Serang harus memprioritaskan berbagai permasalahan di Kota Serang yang meliputi peningkatan jalan, pembangunan dan rehabilitasi gedung kelurahan, penataan kawasan Banten Lama, serta pembangunan saluran drainase yang tersebar di wilayah Kota Serang.
“Nah bagian bidang Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang harus mampu memprioritaskan pada kegiatan PJU dan perlu memperhatikan masalah transportasi di Kota Serang yang terkait dengan masalah angkutan massal, management angkutan dan trayek, serta zona selamat sekolah, agar tercapainya Kota Layak Anak di Kota Serang,”tegasnya.
Untuk dua Dinas lagi, kata Djoko, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang pada bidang urusan persampahan (sarana dan prasarana), pengadaan TPS dan pemeliharaan, perlu berkoordinasi dengan Bappeda Kota Serang terkait program serta kegiatan agar tidak terjadinya tumpang tindih dengan OPD lain.
“Terakhir pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang perlu memprioritaskan program kegiatan terkait dengan mitigasi bencana, informasi tentang kerawanan dan penanganan bencana kepada masyarakat,” tandasnya. (FEB).

0 Comments