DLH Kota Serang akan Sulap TPS Cilowong Jadi Pusat Penelitian


Kepala DLH Kota Serang, Ipiyanto mengatakan, TPS Cilowong Jadi Pusat Penelitian. (Foto: Feby/bantenhariini.com)

SERANG, bantenhariini.com – Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Cilowong Kota Serang yang telah berusia 40 tahun akan direnovasi ulang oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang menjadi tempat pembelajaran dan penelitian bagi para mahasiswa maupun pelajar SMA.

Kepala DLH Kota Serang, Ipiyanto mengatakan, TPS Cilowong Kota Serang akan di pasang tiang-tiang alat regulator untuk mengubah gas metan yang mengedap selama puluhan tahun di bawah tumpukan sampah, menjadi gas yang bisa dipakai untuk memasak.

“Sehingga bisa membantu masyarakat sekitar untuk bisa mendapatkan gas bumi dari TPS Cilowong Kota Serang,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Ipiyanto juga menjelaskan, bahkan di TPS Cilowong akan ditanami pohon hias di bibir tumpukan sampah. Agar bisa menghindari terjadinya longsor, dan memperindah tempat sampah yang dikenal bau serta kumuh.

“Jadi kita ingin membuat TPS Cilowong bukan hanya sebagai tempat pembuangan sampah. Melainkan, bisa menjadi pusat penelitian bagi mahasiswa dan pelajar SMA,” jelasnya.

Lanjut Ipiyanto, air sampah yang berada di TPS Cilowong pun akan dijernihkan, dan dibuang untuk mengalir ke sawah yang ada di sekitar. “Ini pun sudah dipersiapkan pengelolaan air bersih yang sesuai dengan standar nasional. Bahkan sebagai contoh, kita sudah mempersiapkan kolam ikan yang digenangi oleh air dari sampah,” katanya.

Renovasi TPS Cilowong tersebut, dikatakan Ipiyanto, dimulai pada Anggaran Perubahan 2019 dan Anggaran Murni APBD 2020. “Semuanya tengah kita persiapkan, doakan saja berjalan lancar tanpa hambatan,” tandasnya.

Seperti diketahui, dalam sehari DLH Kota Serang bisa membawa sampah ke TPS Cilowong sebanyak 100 kubik dan sebulan sebanyak 360 ton sampah. (FEB)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *