Diduga Minimarket Ilegal, Warga Bojonegara Minta Ketegasan Pemkab Serang


Diduga Minimarket Ilegal, Warga Bojonegara Minta Ketegasan Pemkab Serang_Foto Bantenhariini.Aep.BHI

Diduga Minimarket Ilegal, Warga Bojonegara Minta Ketegasan Pemkab Serang_Foto Bantenhariini.Aep.BHISERANG, bantenhariini.com – Diduga Indomaret Ilegal tanpa surat izin di Kampung nyamuk, Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang pada tanggal 30 Juni 2018, dikeluhkan oleh masyarakat sekitar, karena tidak pernah ada persetujuan untuk mendirikan Indomaret tersebut.

“Kita merasa sebagai warga di Kampung Nyamuk tidak dihargai oleh pihak pengusaha Minimarket Indomaret, yang langsung buka secara tiba-tiba,” ungkap Lilis Budiyani, salah satu warga yang rumahnya berada depan Indomaret, Selasa(3/7).

Lanjut Lilis, warga Kampung Nyamuk mengetahui Indomaret tersebut tidak mempunyai izin resmi dari Dinas terkait, pada saat rapat musyawarah di Kecamatan Bojonegara, pihak Indomaret hanya menunjukan surat pernyataan tidak keberatan dari warga yang belum di tanda tangani dan surat domisili perusahaan dari Kelurahan maupun Kecamatan. “Makanya warga meminta pihak Dinas terkait untuk segera melakukan tindakan tegas, dengan menutup Indomaret tersebut hingga memiliki izin resmi beroperasi,” jelasnya.

Sementara warga lainya, Agus Sunandar pun menyatakan sikap keberatan, dengan adanya Indomaret Ilegal tersebut. Karena kemunculan Indomaret telah menganggu Usaha Kecil Menengah (UKM) di daerah Bojonegara. “Apalagi tidak pernah ada izin kepada masyarakat sekitar untuk mendirikan Indomaret,” terangnya.

Agus berharap, agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bisa bertindak tegas, dengan menutup Indomaret ilegal itu. “Agar masyarakat tidak terganggu dengan adanya minimarket tanpa izin usaha,” tandasnya.

Informasi yang di dapat dari masyarakat sekitar, awal mula berdirinya Indomaret tersebut dari sebuah lahan kosong yang dibangun sebuah gudang. Tetapi, pada pertengah 15 Juni 2018 gudang tersebut berubah menjadi Minimarket Indomaret tanpa sepengetahuan masyarakat sekitar. (FEB).

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *