BNNP Amankan 240 Butir Pil PCC


SERANG, bantenhariini.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten amankan 240 ribu butir jenis pil PCC (Paracetamol, Caffeine dan Carisoprodol) yang di kemas dalam 6 peti kayu, 12 kardus, dengan harga perbutir pil Rp2,500, total semuanya Rp600.000.000.

Kepala BNNP Banten Kombes Pol Muhamad Nurochman mengatakan penangkapan tersebut di laksanakan pada Kamis (14/12), jam 10:00 WIB, di belakang pondok pesantren bani abas Kampung Cisaka Rt.05/02 Desa Jati Mulya Kecamatan Rangkas Bitung.

“Awalnya mulanya kendaraan di titipkan oleh warga sudah sudah dua hari tidak di ambil mobilnya grand max warna silver dengan plat nomor B 1286 GVI menurut warga yang di titipkan yang bawa mobil ini katanya hanya nitip tapi tidak kembali. Kemudian yang punya rumah laporkan kepada kita, langsung angota BNN lakukan pengecekan ternyata di dalam mobil ini ada 6 peti setelah kita buka ternyata obat obatan,” jelas Nurochman kepada awak media usai konferensi pers di aula BNNP Banten jalan syeh nawawi albantani, cipocok jaya, Kota Serang, Jum,at (15/12).

Diketahui bahwa sebelumnya polda banten telah melakukan pengerebekan pabrik obat pil PCC di kabupaten Lebak, BNNP Banten berkoordinasi dengan polda banten bahwa benar obat tersebut salah satu barang yang akan di kirim ke luar jawa.

“Ini ada kaitanya dengan polda, setelah koordinasi dengan polda ternyata benar ini adalah salah satu obat yang di produkai oleh pabrik tersebut,” ungkapnya.

Pelaku sampai saat ini belum di amankan namun BNNP Banten akan melakukan kerja sama dengan polda banten untuk mengungkap pelaku, menurut keterangan pemilik pondok yang di gunakan tempat mobil tersebut hanya satu pelaku.

“Kita dalami bekerja sama dengan polda kita akan dalam, suda ada kita curigai, menurut keterangan pelapor hanya ada satu orang yang bawa mobil tersebut saat di titipkan,” paparnya.

Pil PCC termasuk obat yang saat ini ijin edarnya sudah di cabut oleh BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) karna bersifat dosis tinggi bisa mengakibatkan halusinasi dan tidak terkontrol.

“Ini masuk obat keras warna obatnya putih, tulisanya Zenith, kalo make halusinasi tinggi, rulekstasi, tidak mengontrol,” pungkasnya. (FEB).

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *