HUT ke-500 Kabupaten Serang, Bupati Ratu Zakiyah Beberkan Sejumlah PR Besar


SERANG, bantenhariini.id — Tepat di momen istimewa peringatan Hari Ulang Tahun ke-500 Kabupaten Serang, Bupati Ratu Racmhatuzakiyah membeberkan berbagai pekerjaan rumah (PR) yang masih harus diselesaikan demi kemajuan daerah.

Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa kebersamaan dan sinergi semua pihak menjadi kunci utama mewujudkan Kabupaten Serang yang makmur, adil, dan sejahtera.

“Pertama, secara pribadi dan pemerintah, saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-500 untuk Kabupaten Serang,” ucap Ratu Zakiyah, usai rapat paripurna istimewa tentang HUT Kabupaten Serang di gedung DPRD Kabupaten Serang, Kamis (8/10/2026).

Ratu Zakiyah berharap solidaritas dan persatuan terus diperkokoh oleh masyarakat Kabupaten Serang.

“Bersatu saja belum tentu kita kuat, apalagi kita bercerai-berai. Mari kita bersatu padu memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Serang yang kita cintai,” ajaknya.

Ia menekankan, di usia 5 abad ini, semua perbedaan harus diselesaikan bersama, tidak boleh memecah belah persatuan yang sudah dibangun para pendahulu.

Politisi PAN ini menyebut angka kemiskinan di Kabupaten Serang saat ini tercatat 4,48 persen, yang masih menjadi tantangan utama.

Namun, Pemkab Serang telah menyusun langkah nyata mulai dari usulan rumah layak huni sebanyak 1.500 unit kepada Kementerian Perumahan, tambahan dari Kementerian Desa melalui Kementerian Perumahan sekitar 500 unit, dan bantuan Pemerintah Provinsi Banten sekitar 39 unit.

“Jadi itu dalam rangka peningkatan kualitas hidup juga pengentasan kemiskinan. Saya yakin jika semuanya berkolaborasi, insya Allah penurunan kemiskinan bisa agak segera kita optimalkan,” tegas Ratu Zakiyah.

Terkait penanganan jangka panjang krisis air bersih, Ratu Zakiyah akan terus melakukan mitigasi wilayah mana saja yang sampai saat ini masih kekurangan pasokan air bersih.

Adapun wilayah paling terdampak kekeringan berada di wilayah Serang Utara, meliputi Kecamatan Pontang, Tirtayasa, Carenang dan sekitarnya.

“Jadi, kita mungkin nanti akan membuat sumur bor, sumur bor di beberapa wilayah tersebut. Sehingga ke depan, kalau misalnya kemarau panjang lagi tidak kekurangan air. Karena sampai dengan saat ini kan kita masih banyak dibantu dengan berbagai pihak,” jelasnya.

Untuk keluhan lalu lintas di jalur strategis Kecamatan Bojonegara dan Pulo Ampel, kata Ratu Zakiyah, sedang tahap penanganan. Bahkan, Kementerian Pekerjaan Umum sempat meninjau langsung lokasi tersebut.

“Oleh karena itu, kami akan terus melakukan koordinasi sehingga kemudian Kementerian PU dan Kementerian Perhubungan bisa segera mengeksekusi adanya pelebaran jalan. Sehingga ke depan bisa segera penguraian kemacetan di wilayah Bojonegara dan Pulo Ampel. Dan mungkin diminimalisir laka lantas,” katanya.

Begitupun dengan persoalan tambang di wilayah tersebut, Pemkab Serang sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Tambang yang sudah berlaku di Minggu kemarin.

Hasil investigasi di lapangan akan dilakukan tinjauan secara langsung oleh Dinas ESDM Provinsi Banten karena kewenangan ada di mereka.

Ratu Zakiyah juga telah mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam mengatasi permasalah sampah, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Jangka pendeknya berupa surat edaran yang sudah disampaikan kepada wilayah masing-masing. Tinggal bagaimana kepala desa harus bisa memfasilitasi dan mengakomodir kebutuhan dari para warganya agar lingkungannya bebas sampah.

“Oleh karena itu, kami butuh kerja sama dari berbagai pihak, baik kecamatan apalagi para perangkat desa. Sehingga nanti wilayah-wilayah kita bisa minim dari sampah-sampah yang berserakan. Karena tidak mungkin selalu Pemerintah Kabupaten yang turun langsung,” paparnya.

Terkait aspek pembangunan di kawasan Pusat Pemerintah Kabupaten (Puspemkab), Ratu Zakiyah menjelaskan bahwa hal itu masih dalam tahap kajian dengan menyesuaikan kondisi keuangan daerah.

Begitupun dengan penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sedang dalam proses. Hal ini akan mengatur tentang zonasi permukiman, pertanian, industri, dan kawasan strategis agar pembangunan di wilayah Kabupaten Serang terarah dan tertib.

“Untuk masalah rotasi jabatan yang sekarang banyak jabatan-jabatan yang masih kosong dan belum terisi itu nanti ada waktunya, kan ada ada Menajemen Talenta,” tegas Ratu Zakiyah. (Red/ Roy)

Comments

comments


0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *