Suku Baduy Mengungsi Akibat Dilalap Si Jago Merah


LEBAK, bantenhariini.id – 160 warga Baduy luar mengungsi akibat kebakaran yang telah terjadi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, mencatat 38 rumah yang dihuni 54 Kepala Keluarga.

Kebakaran terjadi di Kampung Kadu Gede, kawasan Baduy Luar, Lebak, Banten, Pada Kamis (12/9). Kebakaran tidak hanya melanda rumah, tetapi lumbung padi juga terkana si Jago Merah.

“Ada sekitar 160 jiwa mengungsi, ngungsi juga ke kampung sebelahnya di Kampung Kadu Gede Baru, itu permukiman baru,” Ujar Kepala BPBD Lebak, Kaprawi saat dihubungi, Jumat (13/9/19).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ujarnya sudah membuat posko bencana di lokasi kebakaran. Ada 1 ton beras, 100 kardus mi instan, 100 lembar terpal untuk masing-masing keluarga yang terkena bencana kebakaran tersebut.

“Berbagai kebutuhan makanan sudah disampaikan, kita buat posko dan rencana ibu bupati meluncur ke lokasi hari ini,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut, akan tetapi sekitar 38 rumah di kawasan Baduy. Kebakaran terjadi pada Kamis (12/9) sekira pukul 13.00 WIB tersebut. Kebakaran diduga berasal dari salah satu rumah warga Baduy.

Kepala Desa Suku Baduy Jero Saija mengatakan, bahwa kebakaran juga mengakibatkan lumbung padi di kampung tersebut terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran satu kampung tersebut.

“tidak ada yang meninggal, warga juga mengungsi di kampung sebelah,” kata Saija saat dihubungi terpisah. (Sumber: Detiknews)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *