TANGERANG, bantenhariini.com – Seniman nyentrik Sujiwo Tejo menganggap keberadaan calon tunggal tetap bagian dari demokrasi. Pernyataan itu ia ungkapkan dalam Seminar Wawasan Kebangsaan di Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang, Kamis, (22/3/2018).
“Calon tunggal itu menurutku sah-sah saja. Itu tetap kok bagian dari musyawarah dan mufakat,” imbuhnya menjawab pertanyaan seorang mahasiswa.
Sujiwo menegaskan hal itu masih sesuai dengan identitas Indonesia. “Intinya saya berpendapat seperti itu, itu kan nanti kembali lagi pilihannya tetap ada di tangan masyarakat,” ucapnya.
Dalam kegiatan ini, Sujiwo memaparkan pandangannya soal demokrasi yang terkadang memiliki dua muka. Dia menyampaikan bahwa dirinya tidak kontra dengan adanya demokrasi.
“Saya tidak menolak adanya demokrasi, tapi bukan berarti saya mendukung khilafah,” tegasnya.
Pria yang berprofesi sebagai dalang ini tidak hanya memaparkan pendapat sebagaimana seminar biasanya. Selain memberikan wawasan kebangsaan, dia mengajak audiens untuk bernyanyi tembang-tembang khas jawa. Acara ini dimulai sejak pukul 13.30 WIB sampai pukul 16.30 WIB. (Fani/Setia)

0 Comments