Salurkan Bantuan untuk Pelaku Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Tangerang Raya


TANGSEL, bantenhariini.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Komisi X DPR RI, menyalurkan bantuan kepada pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Sebanyak 1.910 paket Bantuan Bahan Lauk Siap Saji (BaLaSa) didistribusikan untuk wilayah Tangerang Raya, di halaman Mapolres Tangerang Selatan, Senin (13/7).

Penyerahan secara simbolis dilakukan Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif, Deputi Bidang Pemasaran, Yuana Rochma Astuti. Turut hadir anggota Komisi X DPR RI Rano Karno, dan Wakapolres Kota Tangsel Kompol St. Luckyto Andry. Sebanyak 1.091 paket dibagikan di wilayah Tangsel, 486 paket untuk Kota Tangerang, dan 333 paket di Kabupaten Tangerang. Adapun bantuan yang diberikan berupa lima kilogram beras, dua liter minyak, satu buah kecap, dua kaleng sarden, teh, gula, dan sambal kemasan.

Anggota Komisi X DPR RI Rano Karno berharap, bantuan yang diberikan mampu menyokong kehidupan orang-orang yang bekerja di bidang pariwisata. Di sektor ini, 1.800 hotel tutup karena pandemi selama 3 bulan terakhir. “Di sini ada masyarakatnya. Banyak pekerja yang dirumahkan. Ini kan harus dipikirkan,” kata Rano.

Rano juga mengingatkan Kemenparekraf untuk memperhatikan seniman dan pekerja seni. “Mungkin belum semua tersentuh, tapi ini adalah upaya kita untuk membantu. Insyaallah sampai ke yang membutuhkan,” ujarnya. Dia berharap bantuan ini bisa membantu masyarakat dan pegiat pariwisata di Tangerang Raya. Sebagai bentuk perhatiannya yang lain, Rano juga menjelaskan bahwa dirinya membuat sebuah kegiatan rutin yang dinamai dengan Jumat Berkah. Yang sampai saat ini diikuti oleh rekannya di bidang kesenian.

Sementara Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Yuana Rochma Astuti menjelaskan, bantuan ini tidak hanya diberikan di Kota Tangsel atau Kabupaten Tangerang saja. Melainkan juga di beberapa daerah. Terutama daerah yang terdampak Covid-19. ”Tentu saja kami tidak akan berhenti di sini. Nantinya bantuan ini akan terus dilakukan dan disebarkan di beberapa daerah,” kata dia.

Wakapolres Kota Tangsel Kompol St. Luckyto Andry menjelaskan bahwa bantuan ini memberikan banyak manfaat kepada masyarakat terutama yang bekerja di bidang pariwisata dan eknomi kreatif. Nantinya Polres akan mendistribusikan bantuan ini kepada masyarakat yang membutuhkan. ”Saat ini Indonesia memasuki darurat ekonomi. Setelah sebelumnya Indonesia mengalami darurat kesehatan. Jangan sampai, ini menghambat pemenuhan kebutuhan masyarakat,” kata Lucky.

Dia berharap dengan bantuan ini juga kebutuhan masyarakat sedikit terbantu. Sehingga kehidupan tetap berjalan. Dan roda perekonomian juga tetap bisa dilakukan. Sehingga tidak ada lagi hambatan dalam rangka pembangunan daerah.

Diharapkan program ini dapat membantu para pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menghadapi periode krisis akibat pandemi Covid-19. Sehingga aktivitas industri pariwisata dan ekonomi kreatif bisa berjalan kembali dengan memperhatikan penerapan protokol kesehatan dalam tatanan kehidupan normal yang baru.

Kemenparekraf juga terus berupaya untuk mensosialisasikan kampanye penerapan Cleanliness, dan Health and Safety (CHS) pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Melalui program seperti penyusunan panduan teknis (handbook) protokol kesehatan untuk sektor parekraf dan kampanye Indonesia Care (I Do Care) yang baru saja diluncurkan pada Jumat, 10 Juli 2020. Semua upaya tersebut dilakukan untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia setelah adanya hantaman keras dari penyebaran Covid-19. (Sukanda)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *