TANGERANG, bantenharii.id – Berbicara tentang Kota Tangerang, tentunya terselip keunikan tersendiri didalamnya. Ya, kota yang dikenal dengan Kota Akhlakul Karimah ini mempunyai beberapa ikon yang menjadi ciri khas di kota ini. Di Kota Tangerang ini juga banyak sekali destinasi wisata yang bisa dikunjungi, bahkan di Kota Tangerang terdapat beberapa Kampung Tematik yang indah dan unik. Kampung Tematik sendiri merupakan titik sasaran dari sebagian wilayah Kelurahan yang dilakukan perbaikan dengan mengubah lokasi kumuh menjadi tidak kumuh dan perbaikan kondisi lingkungan.

Salah satu kampung tematik yang berada di Kota Tangerang yaitu Kampung Batik Mayang. Kampung yang berlokasi di Jl. Mayang II, RT.002/RW.011, Larangan Selatan, Kec. Larangan, Kota Tangerang, Banten 15154 mempunyai keunikan tersendiri karena tembok di kampung ini dihiasi lukisan-lukisan mural batik khas Kota Tangerang. Hampir semua temboknya dilukis dengan batik, menjadikan kawasan ini disebut Kampung Batik Mayang.

Kampung Batik Mayang terbentuk pada pertengahan tahun 2017 oleh warga setempat yang memiliki kegemaran melukis. Hingga akhirnya para warga berinisiatif untuk membuat lukisan mural bermotif batik di sepanjang tembok kampung tersebut. Karena mendapat respon positif dan dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang, warga setempat berinisiasi menerapkan corak batik Kembang Mayang yang ada di tembok ke sebuah kain dengan membangun sebuah sanggar melukis yang diberi nama “Sanggar Batik Kembang Mayang”.

Sanggar tersebut digunakan para warga untuk menyalurkan hobinya dan belajar melukis batik di sebuah kain. Tak hanya warga setempat, wisatawan yang berkunjung pun diperkenankan mengikuti pelatihan membatik di sanggar tersebut. Disana kita akan belajar memproduksi batik, mulai proses canting, pewarnaan, pelapisan warna, hingga ngelorot atau merebus kain batik. Pelatihan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu dan Jum’at mulai pukul 10.00 WIB s/d 16.00 WIB.
Selama pandemi covid-19, pengelola dan koordinator Kampung Batik Mayang membatasi wisatawan yang berkunjung ke kampung tersebut dan mewajibkan wisatawan menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan dilarang berkerumun di kampung tersebut.
“Kalo untuk pengunjung yang datang sih gak masalah ya yang penting harus memakai masker dan membawa hand sanitizer pribadi, dan untuk pelatihan di sanggar sendiri kami tutup dulu selama masa pandemi jadi hanya diperbolehkan untuk warga kampung ini aja kalo untuk umum kami tutup dulu sementara demi keamanan kita bersama”, ujar Farah selaku pengelola dan koordinator Kampung Batik Mayang.
Kunjungan saya ke Kampung Batik Mayang sangat berkesan karena kampung ini berhasil memanjakan mata saya dengan lukisan-lukisan indah di sepanjang tembok kampung tersebut. Yuk agendakan diri berkunjung ke Kampung Batik Mayang untuk menghilangkan penat dan tentunya berswafoto dengan lukisan batik karya warga setempat yang dibuat di tembok-tembok kampung tersebut. Dijamin feed instagram kalian pasti akan menarik. (Afina Fatharani/BHI)
Contact Person Kampung Batik Mayang
Farah : 081296026879
Evie : 08881036377
: @batikkembangmayang
: Kampoeng Batik Kemayang

0 Comments