SERANG, bantenhariini.com – Imam Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Banten, KH Qurtubi Jaelani mengajak seluruh lapisan masyarakat Banten untuk menjaga kondusifitas penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) 2019, baik Pemilihan Presiden (Pilplres) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg).
“Pemilu 2019, seperti Pilkada serentak yang kemarin maupun masa-masa lalu sejarah banten tidak ada kekacauan, keributan urusan pilkada pileg (Pemilu-red) di Banten tetap aman,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telpon, Rabu (25/7).
Ia berharap, semua pihak ikut menjaga kondusifitas Pemilu. Karena substansi dari Pemilu dalam rangka menentukan para pemimpin. “Kondusif kita jaga bersama-sama dalam rangka menyambut pemilihan masyarakat untuk menentukan para pemimpin, tetap kita jaga masyarakat untuk menjaga kondusifitas,” katanya.
Qurtubi juga meminta, agar setiap Calon Pileg maupun Pilpres tidak memainkan isu suku, ras dan agama (SARA) dalam kampanye. Menurutnya, di Banten jika isu tersebut dimanjakan maka masyarakat cepat terbakar emosinya.
“Kalau soal SARA, seperti haram dihalalkan atau dilegalkan. Contohnya, seperti rencana kegiatan LGBT di carita Pandeglang itu panas, dan orang Banten sangat siap berjuang untuk membela agama sampai titik darah habis,” katanya.
Ia berharap, menjelang Pemilu 2019 tidak ada yang membuat isu SARA di Banten, baik di masyarakat maupun pemerintahan pun jangan adu domba, jangan ada statmen mengadu domba antar ulama, antar kyai, dan antar ormas. “Mari kita jaga kondusifitas,” pungkasnya. (FEB).

0 Comments