ILM Naik, Ini Program DPK Banten untuk Tingkatkan Minat Baca Masyarakat


Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten terus berkomitmen dalam meningkatkan sumberdaya manusia di Banten. Salah satu indikator peningkatan sumberdaya manusia (SDM) yakni naiknya Indeks Kegemaran Membaca (IKM) di lingkungan masyarakat Banten.

Pada medio 2021, Provinsi Banten berhasil menempati urutan ke-9 (sembilan) se-Indonesia dalam Indeks Kegemaran Membaca (IKM) berdasarkan hasil penelitian Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Tahun 2020, dengan perolehan angka 58,77. Angka tersebut menempatkan Provinsi Banten berada diatas indeks rata-rata nasional yakni 55,74.

Berdasarkan penelitian tersebut, juga diketahui bahwa Indeks Literasi Membaca (ILM) Provinsi Banten juga berhasil naik dimana tahun 2018 hanya memperoleh 3,45 sedangkan untuk tahun 2020 mampu mencapai 8,90. Meski begitu, seluruh stakeholder Banten masih harus bekerja keras karena angka tersebut masih masuk dalam kategori kurang.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten Usman Asshidiqi Qohara mengatakan, naiknya IKM serta indikator lain dalam kegemaran membaca merupakan kerja keras Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy, yang didukung seluruh stakeholder, yang berkaitan dengan layanan perpustakaan.

“Upaya yang telah dilakukan dalam meningkatkan indeks minat baca yaitu melalui berbagai kegiatan diantaranya, perpustakaan keliling, mobil pintar, silang layan/koleksi pinjam pakai maupun melalui digitalisasi bahan pustaka serta pemanfaatan platform-platform digital untuk memasyarakatkan minat baca,” kata Usman, baru-baru ini.

Tingkatkan SDM Pustakawan

Selain jemput bola mengenalkan buku pada masyarakat, DPK Banten juga konsen terhadap peningkatan kompetensi pegawai perpustaakaan di sekolah. Untuk itu, DPK Banten rutin melakukan pembinaan perpustakaan sekolah yang menjadi kewenangan Provinsi Banten, yaitu perpustakaan sekolah pada jenjang pendidikan SMA dan SMK.

DKP Banten mendorong para pustakawan di sekolah agar menggunakan Aplikasi Inlislite Perpustakaan, yakni salah satu aplikasi untuk memudahkan mengakses terhadap koleksi perpustakaan sekolah dan menjadi bagian modernisasi perpustakaan, pelayanan perpustakaan sekolah dilakukan secara otomasi.

Selain melakukan pembinaan pustakawan di lingkungan sekolah, Usman juga terus meningkatkan kompetensi aparatur di lingkungan DPK Banten. Diantaranya dengan menggelar workshop editing video, literasi (menulis), dan fotografi.

Usman menjelaskan, workshop tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan skill pegawai DPK baik dari Provinsi Banten maupun Kabupaten/Kota dalam menampilkan berita dalam bentuk video dengan kualitas gambar dan suara yang baik dan benar.

“Sehingga kegiatan yang dilakukan dapat terkomunikasikan dengan baik kepada masyarakat lewat video,” ujarnya.[Adv-Diskominfo SP]

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *