Dua Korban Longsor Underpass Berhasil Dievakuasi, Satu Tewas


TANGERANG, bantenhariini.com – Dyanti Dyah Ayu (24), satu dari dua korban longsor underpass bandara Soekarno-Hatta meninggal dunia di RS Mayapada, Tangerang. Dyanti sempat menjalani perawatan sekitar tiga jum setelah dievakuasi petugas sekitar pukul 03.00 WIB. “Korban meninggal di RS Mayapada, kami berduka, memang ini takdirnya Allah. Kita tidak bisa menolak kehendak Allah,” kata Direktur Keuangan Garuda Maintenance Facility (GMF) Aeroasia, Insan Nurcahyo.
Sementara itu, Mutmainah, karyawati Garuda Maintenance Facility (GMF) Aeroasia berhasil dievakuasi tim gabungan setelah terjebak dalam mobil yang tertimpa longsoran selama 11 jam, Selasa (6/2). Korban berhasil dievakuasi, sekitar pukul 07.05 WIB.

Dyanti merupakan karyawan GMF Aeroasia yang terjebak di dalam mobil Honda Brio bersama rekannya Mutmainah. Dyanti dievakuasi, sekitar pukul 03.00 WIB dan langsung dilarikan ke RSUD Tangerang kemudian dibawa ke RS Mayapada. Sedangkan Mutmainah dievakuasi sekitar pukul 07.05 WIB.

Mutmainah saat kejadian, Senin (5/2) sekitar pukul 18.00 WIB, berada di balik kemudi, Dyanti sedangkan duduk di sampingnya.

Mobil yang dinaiki keduanya tertimbun longsoran tanah dan reruntuhan beton underpass.Insan mengatakan, jalur yang dilalui Dyanti dan Mutmainah merupakan satu-satunya jalan yang dilalui saat pulang. “Setiap pulang kantor biasa melewati jalan ini,” kata Insan.

Insan mengatakan, saat ini Mutmainah dalam kondisi membaik dan masih dapat berkomunikasi. Mutmainah dibawa ke Rumah Sakit Siloam Karawaci. (Ugo/CNN/Anda)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *