Aktivitas Pasar Induk Tanah Tinggi Lumpuh 2 Hari


TANGERANG,bantenhariini.com-Aktivitas Pasar Induk Tanah Tinggi di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, lumpuh selama 2 hari sejak Senin (13/11/2017), hingga Selasa (14/11/2017).
Penyebabnya ratusan pedagang melakukan demo ke pengelola pasar yang kebijakannya dinilai merugikan mereka.
Soal kebijakan itu seperti agar para pedagang menandatangani sewa baru yang dimulai tahun 2021 sampai 2026. Pedagang diharuskan membayar sewa baru yang belum pada waktunya. Selain itu pengelola pasar juga memberlakukan aturan baru yakni distribusi Rp 100 per kilogram dari setiap sayur mayur yang setiap harinya masuk pasar.
Sementara dalam demo yang dilakukan di depan ruko Pasar Induk Tanah Tinggi ratusan pedagang dijaga puluhan personel polisi dari Polsek Benteng. “Kami minta kepastian pengelola, bila tidak akan terus berdemo,” kata Suhemi, salah satu pedagang.
Ia merasa heran pengelola tidak merespon keluhan pedagang. Sebab itu pihaknya meminta agar kepala Pasar Induk Tanah Tinggi mundur.
Akhmad Saihu, pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi lainnya mengatakan, pihaknya belum bisa berdagang bila pengelola belum memberikan kepastian soal kebijakannya. “Saya belum tahu sampai kapan tidak berjualan,” kata pria yang menjual bawang merah.
Menurutnya, untuk membuat peraturan di pasar jangan ada permainan. Tetapi mesti dilihat kebutuhan yang ada. Pihaknya mengharapkan bisa berjualan kembali dengan kondisi aman dan nyaman.
Pengelola Pasar Induk Tanah Tinggi Jamaludin belum bisa memberikan keterangan soal adanya aksi demo para pedagang. Dirinya hanya membalas bantenhariini.com lewat Whatt Apps dengan Kata-kata biarkan saja demo. (setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *