Bantaran Sungai Pasauran Jadi Bank Sampah Rumah Tangga


SERANG, bantenhariini.id – Tumpukan sampah rumah tangga di aliran sungai yang bermuara di Pantai Pasauran menimbulkan bau tidak sedap disekitar Tempat Pelelangan Ikan yang berada di Kampung Pasauran, Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

Pasalnya sampah tersebut di buang oleh warga setempat, hal itu karena kebiasaan warga membuang sampah di aliran sungai itu hingga akhirnya menimbulkan bau yang tidak sedap.

“Kadang buang dari atas jembatan, asal sampahnya dari warga sendiri, dari sebrang (sungai) sana, warga-warga kita juga mungkin karena gak ada tempat atau wadah, mangkanya sampai semerawut di pinggir-pinggir sini,” ungkap Andi (46) kepada wartawan.

Sebagai pengurus Nelayan TPI Pasauran, Andi, mengaku, dirinya kerap membersihkan sampah tersebut, sebab, bau tidak sedap membuatnya tidak nyaman berada di sekitaran lokasi itu.

Selain itu, keluh Andi, pengunjung juga kerap mengeluhkan keadaan sampah yang menumpuk di bantaran sungai Pasauran tersebut, lantaran baunya yang menyengat membuat tidak nyaman dan mual.

“Paling kita-kita sendiri mungutin sampah-sampahnya lalu dibakar, kalau ada pengunjung sering bilang pak banyak amat sampah di sini paling saya bilang bagaimana gak ada tempat sampah di sini,” ungkapnya.

Ia menilai, bukan tidak tahu, tapi hal tersebut masih dianggap sebelah mata oleh pejabat Pemerintah. Padahal kondisi tumpukan sampah di bantaran sungai Pasauran sangatlah tidak enak dipandang, bahkan belum ada pembinaan dan dibuatkan tempat sampah.

“Sampai saat ini belum ada pembinaan dari pemerintah setempat, mereka juga sering lihat tapi diem ajah, belum ada sosialisasi,” jelasnya

“Harapan saya kedepannya disini ada tempat buang sampah biar bersih rapih enak di liatnya,” tandasnya. (DA)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *