Gempa 6,9 Magnitude Tidak Biasa Dirasakan Masyarakat Anyer


SERANG, bantenhariini.co.id – Meski jauh dari titik terjadinya gempa yang berkekuatan 6,9 SR, Kampung Kadu Tomo, Desa Kumbang Baros, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang pun terkena dampak dari guncangan yang mengakibatkan robohnya kanopi dan retakan di beberapa rumah.

Dikatakan, Denu Rohman (23) salah satu warga Kampung Kadu Tomo, gempa berkekuatan 6,9 Magnitude itu diperkirakan terjadi pada 19.03 WIB, guncangan yang cukup kencang serta durasi yang cukup lama membuat beberapa rumah mengalami keretakan hingga robohnya kanopi.

“Awalnya pelan, bertahap, nambah keras terus kenceng banget, depannya doang yang roboh (kanopi), Kalau yang retak banyak di sini (Kampung Kadu Tomo), kalau roboh baru ini belum denger lagi ada yang roboh di daerah sini,” ucapnya, Sabtu (3/8/2019).

Ia menjelaskan, sebelum kejadian dirinya sedang berkumpul untuk santap makan malam di depan rumah orangtuanya tepat di bawah kanopi yang roboh.

“Kejadiannya pas lagi makan-makan di sini (depan kanopi), gempa lama, cuma kanopi yang roboh sisanya retak-retak,” jelasnya.

Selain itu, ditemui di tempat yang sama, Mujri (30), pemeikik rumah yang mengalami retakan dan harus menahan tembok rumahnya menggunakan bambu, menjelaskan, guncangan gempa tadi malam berbeda dari biasanya, ia mengaku sebelumnya gempa tidak sebegitu hebat terjadi di wilayah tersebut.

“Lama, biasa gak kayak gini, baru kali ini, ini mah dari kecil dulu semakin gede ada sekitar dua menit lama, retak tembok sebelah kamar, kalau gak ditahan udah roboh,” cetusnya.

Hingga saat ini, belum dapat diperkirakan berapa kerugian bagi rumah-rumah yang mengalami kerusakan. (DA)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *