Ragu Dengan Vaksin, Imunisasi Di Cilegon belum Maksimal


CILEGON, bantenhariini.com – Capaian imunisasi dasar lengkap di Kota Cilegon belum mencapai 100 %. Berdasarkan data tahun 2017 lalu capaian imunisasi dasar lengkap di Kota Baja tersebut baru mencapai 96,3 %

Ditemui dikantornya, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Pemberantasan Penyakit (P2P) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Niniek Harsini menyampaikan, bahwa kurangnya pencapaian tersebut karena masih adanya orang tua yang meragukan kehalalan Vaksin.

“Walaupun pencapainya belum seratus persen, kami dari Dinas Kesehatan terus melakukan upaya sosialisasi terhadap orang tua, yang anak-anaknya belum dilakukan Vaksin,”kata Niniek, Senin, 6/8/2018.

Menurut Niniek, program imunisasi dasar lengkap terutama Vaksin Measles Rubella (MR) perlu dilakukan terhadap anak, untuk mencegah masuknya penyakit Rubella pada anak di usia 1-9 tahun.

“Padahal Imunisasi itu penting buat anak-anak, terutama imunisasi Vaksin Rubella,”ujarnya

Oleh karena itu, penerapan program Vaksin MR tersebut, di Kota Cilegon harus dilakukan bersama sama dengan beberapa intansi terkait lainya, bukan saja hanya dilakukan oleh Dinas Kesehatan, namun seperti ibu-ibu PKK organisasi IDI, TNI, Masyarakat dan yang lainya harus dilibatkan. Untuk memberikan pemahaman terhadap orang tua yang anti Vaksin, kata Niniek saat ditemui di Katornya hari ini.

“Sampai saat ini, kami dengan beberap intansi terkait lainya, terus berupaya memberikan pemahaman terhadap para orang tua, agar mau melakukan Imunisasi dasar untuk menjaga kesehatan anaknya,”ucapnya.

Niniek menjelaskan bahwa, akibat daripada para orang tua yang belum mau melakukan Imunisasi lengkap tersebut dapat meyebabkan berbagai penyakit tumbuh terhadap anaknya, seperti penyakit Hepa titis, Polio, Campak, Ribbela dan dapat memperkuat daya tahan tubuhnya agar tidak terkena penyakit menular.

“Kalo ga di suntik Vaksin, anak akan rentan terkena penyakit. Seperti Hepa Titis, Polio, Campak dan pengakit yang menural lainya,”terangnya

Meski demikian, lanjut Niniek. Di Kota Cilegon masih ditemukan beberpa orang tua anak yang tidak mau melakukan Imunisai lengkap. Karena dianggap masih meragukan dari kehalalan Vaksin tersebut masuk kedalam tubuh anaknya.

Niniek menyampaikan bahwa, program iImunisasi sudah dijamin keamananya. Karena di kelola oleh pihak Farmasi, jadi vaksin tersebut bisa dipastikan aman dan dalam pelaksanaan programnya akan dikawal secara terus menerus.

“Para orang tua, seharusnyabga usah kawatir soal Vaksin, karena pembuatanya dilakukan oleh pihak Farmasi yang di jamin keamananya. Dan dalam pelaksanaanya juga terus dikawal oleh pohak Dinas Kesehatan,”ungkap Niniek

Ia menyampaikan, pada prinsipnya imunisasi tersebut adalah untuk pencegahan terhadap suatu penyakit agar tidak menular terhadap orang lain. Terutama dalam penyakit yang lain. Dimana sampai saat ini tidak ditemukan adanya korban anak yang terkena pengakit akibat tidak melakukan Vaksin tersebut. Hal itu terungkap dari Data tahun 2017 yang sudah mencapai sebanyak 96,3 %.

“Sebenernya Imunisasi lengkap itu, untuk mencegah penyakit yang akan masuk kedalam tubuh anaknya, terutama penyakit penyakit yang menular,”pungkasnya.(Rohman)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *