Kunjungi Pesantren Raudathul Ulum, Gubernur NTB Dapat Kenang-kenangan Buku Sejarah


http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/aep/2018/05/IMG-20180504-WA0006.jpg

http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/aep/2018/05/IMG-20180504-WA0006.jpgSERANG, bantenhariini.com – Dalam rangka menjalin silaturahmi dengan para ulama-ulama di Banten, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH, Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) mengunjungi Pesantren Raudathul Ulum milik KH Murtadho Dimyati, di kampung Cidahu, Kabupaten Pandeglang, Kamis malam(4/5).

Dalam kunjungan tersebut, TGB mendapatkan kenang-kenangan sebuah buku sejarah mengenai persahabatan antara Kake TGB dan ayahanda KH Murtadho Dimyati.

Pimpinan Pesantren Raudathul Ulum, KH Murtadho Dimyati mengatakan, adanya kunjungan dari Gubernur NTB ke Pondok Pesantren miliknya, dalam rangka silaturahmi. Karena, sambungnya, beliau adalah cucu dari KH Zainudin yang merupakan sahabat karib dari Abuya Dimyati ayahanda tercinta.

“Jadi datang kesini hanya membahas mengenai seputar ilmu ulama dan beliau memang betul-betul ulama. Makanya saya memberikan kenang-kenangan buku berjudul, manakib Abuya Cidahu dalam pesona langkah di dua alam. Di dalam buku itu, terdapat sejarah kake beliau dan ayahanda tercinta,” ungkap pria yang akrab disapa KH Murtadho.

Sementara itu, Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang mengatakan, kedatanganya pada sekarang ke Pesantren Raudhatul Ulum untuk menyambung silaturahim saja. Karena dulu, kata Tuan Guru Bajang, Abuya Dimyati pernah tinggal di lombok selama dua minggu dan bertukar ilmu dengan kake beliau.

“Bahkan banyak murid-murid dari kake saya yang diajarkan ilmu agama oleh Abuya Dimyati. Kali ini, giliran saya yang berkunjung ke Pesantren anak dari Abuya Dimyati untuk menyambung silaturahmi,” jelasnya. (FEB).

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *