TANGERANG, bantenhariini.com – Sebanyak 1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kementerian Sosial di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, mendapati saldo kosong di kartu KKS-nya. Saldo tak terisi di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sejak September 2017 sampai hari ini. Akibatnya, bantuan berupa beras dan telur yang seharusnya sudah sampai tahap 2 belum juga didapatkan.
Anggota Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Pinang, Mumu Rohimu menjelaskan, ketiadaan saldo tersebut sejak September 2017 lalu.
Pihaknya dan Dinas Sosial terus terang tidak mengetahui mengapa saldo di kartu KKS tidak ada. “Yang jelas, usai dipergunakan satu kali waktu itu sampai sekarang sudah tidak pernah terisi lagi,” ujarnya, saat ditemui di kediamannya, Pinang, Senin (26/3/2018).
Mumu menjelaskan, pengisian saldo pada kartu KPM sepenuhnya merupakan kewenangan Kementerian Sosial selaku yang menggulirkan program.
“Banyak yang nanya kepada saya, apakah bulan ini tidak dapat lagi. Tapi harus saya jawab apa adanya. Makanya sekalian saya sampaikan agar tidak ada yang ditutup-tutupi,” ucapnya.
Ia menguraikan, di Kelurahan Pinang sedikitnya 80 KPM yang saldonya belum turun. Kemudian di Kelurahan Pakojan sekitar 61 orang dan di Kunciran Indah hampir ratusan. Seharusnya saldo tersebut masuk setiap bulan yakni antara tanggal 20-25. Akibatnya pihaknya yang kena getah.
“Mereka bilang kok semenjak dipegang saya saldonya jadi enggak ada. Padahal, kan saya pegang maksudnya mau didata untuk diusulkan lagi,” ujarnya.
Kendati ada kendala tersebut realisasi penyaluran BPNT di Kecamatan Pinang berjalan lancar. Dari 11 kelurahan, seluruhnya telah tersalurkan.
“Tahap satu mereka mendapat beras dan telur. Untuk beras itu jenis Premium 7 Kg, dan telur beromega 1 Kg. Adapun saldonya menghabiskan saldo Rp 110 ribu, karena langsung saya bagikan dua tahap, maka saldonya yang dipergunakan adalah Rp 220 ribu. Mereka mendapat 14 Kg beras dan 2 Kg telur,” terangnya.
Mumu menjelaskan, adapun realisasi penyalurannya bantuan tersebut adalah; untuk di Kelurahan Pinang pada tahap I dari pagu KPM 290 yang terealisasi adalah 200 KPM demikian pula pada tahap II. Di Sudimara Pinang dari pagu 369 KPM tersalurkan 228 pada masing-masing tahap, di Neroktog dari pagu KPM 655 terelisasi 337 untuk setiap tahap. Berikutnya adalah Kunciran Indah sebesar Rp 684 pagu KPM terelisasi 341 setiap tahap. Adapun Kunciran dari pagu 371 KPM terealisasi sebesar 206.
Kelurahan Kunciran Jaya 481 pagu KPM terealisasi 260, Cipete dari 360 pagu KPM terealisasi 181. Pakojan 398 pagu KPM terealisasi 235, Panunggangan 367 KPM terealisasi 223, berikutnya adalah Panunggangan Timur dari 213 pagu KPM terealisasi 121 dan Panunggangan Utara dari pagu 640 KPM terealisasi 343. (setia)

0 Comments