Naik Mobil Pick Up Pasir ke Rumah Sakit, Pasien ini Jadi Viral di Medsos


SERANG, bantenhariini.com – Sebuah kisah memilukan dialami seorang pasien bernama Solihin. Pria tersebut diangkut menggunakan mobil pick up yang biasa memuat pasir,  untuk mencari rumah sakit yang mau menerimanya.

Kerabat pasien, Anton Daeng Harahap mengatakan, kejadian itu bermula saat dua bulan Solihin mengalami kecelakan sepulang kerja di Jakarta. Solihin sempat menjalani pengobatan di sebuah rumah sakit di jakarta dan dinyatakan sehat. Karena itu, Solihin diijinkan pulang ke kampung halamannya di daerah Mancak, Kabupaten Serang. “Karena asupan nutrisi dan obat ke tubuhnya kurang maka luka dalam bekas tabrakan Solihin kambuh kembali.  Solihin sempat dipasang selang saluran kencing di Puskesmas Mancak,” ungkap Anton saat ditemui di RS KS Cilegon, Jum’at (2/1).

Anton menjelaskan, Solihin dijemput ambulan Puskesmas Mancak dari kediamannya. Namun, setibanya di Puskesmas tidak dilakukan penanganan oleh petugas kesehatan setempat. “Hanya ditanya-tanya kronologi kejadian kecelakaan dan ditanya apakah si pasien punya BPJS,” katanya.

Merasa diabaikan, akhirnya keluarga pasien meminta dokter untuk merujuk dan mengantar pasien ke rumah sakit menggunakan ambulan. “Dokter bilang pasien harus tidak terlebih dahulu dirawat di Puskesmas  untuk mendapatkan fasilitas ambulan ke rumah sakit tertentu,” ujar Anton.

Keluarga Solihin sempat minta tolong ke polsek untuk meminjamkan mobil losbaknya. “Namun karena Kapolseknya sedang tidur dan anggota tidak berani membangunkan, kami tidak jadi pinjam mobil,” kata Anton. Keluarga pasien juga minta bantuan ambulan ke beberapa Partaii Politik yang biasa hilir mudik di daerah Mancak. Setelah menunggu sekitar satu jam, bantuan yang diharapkan tidak kunjung datang.  Akhirnya keluarga memutuskan pinjam mobil losbak ke tempat material.

Diceritakan Anton, mereka sampai ke RSUD Kabupaten Serang namun ditolak pihak rumah sakit. “Alhamdulilah RS KS Cilegon bisa menerima pasien dan saat ini sudah mendapat penanganan. Solihin juga sudah mendapat ruangan perawatan,” ungkap Anton.

Puskesmas Mancak dan RSUD Kabupaten Serang membantah adanya kejadian tersebut. “Di sini tidak pernah ada kejadian pasien di angkut pakai losbak,” ungkap seorang perawatan yang enggan disebut namanya. (FEB)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *