SERANG, bantenhariini.com – Walikota Serang, TB Haerul Jaman meminta seluruh Lurah dan Camat di Kota Serang harus proaktif dalam menyerap aspirasi warganya.
Lurah dan Camat juga diminta jeli melihat kondisi warganya masing-masing, sebab banyak masukan dan usulan dari masyarakat yang harus segera dipecahkan permasalahannya.
“Saya menyampaikan kepada Kepala kelurahan harus jeli dan dapat melihat situasi di masing-masing kelurahannya, karena pasti ada isu-isu strategis yang perlu didiskusikan agar dapat memetakan berbagai hal di Kecamatan,” kata Jaman usai mengikuti Pra Musrembang RKPD di tingkat Kecamatan Cipocok Jaya, Kamis (1/2).
Sehingga, Kata Jaman, dari kegiatan Pra Musrembang tersebut dapat merumuskan persoalan yang nantinya dibawa di Musrembang tingkat kecamatan dan bisa dimatangkan di tingkat Kota Serang.
Setelahnya, masih dikatakan Jaman, Pemkot Serang akan mengalokasikan anggaran dengan melihat usulan dari masyarakat.
“Ini adalah modal kami untuk merencanakan anggaran, jangan sampai ini tidak terakomodir,” ujarnya.
Jaman menjelaskan, pihaknya akan memprioritaskan masalah infrastruktur, pendidikan maupun SDM yang akan terus ditingkatkan.
Tidak hanya itu, sambungnya, kesehatan pun akan menjadi prioritas.
“Kemudian juga masalah pengangguran ada banyak. Maka kami meminta Lurah agar dapat mengarahkan masyarakatnya untuk bisa mandiri dengan dilakukan pelatihan wirausaha, sehingga tidak harus mengandalkan anggaran yang ada. Kami juga memberikan ruang bagi yang ingin berinvestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Cipocok Jaya, Iwan Darmawan mengatakan, pihaknya saat ini telah mengakomodir beberapa kelurahan untuk segera menyampaikan kondisi wilayahnya untuk disampaikan di Musrembang tingkat kecamatan dan kota.
“Yang akan di prioritaskan yaitu infrastruktur jalan lingkungan seperti di Kelurahan Gelam, Dalung dan Banjaragung. Selain infrastruktur kami juga sedang mengejar pemberdayaan masyarakat, terutama ada masyarakat yang sudah membuat produk makanan ringan,” ujarnya.
Menurutnya, untuk pemberdayaan masyarakat atau UMKM di Kecamatan Cipocok Jaya itulah yang perlu mendapat bantuan, sehingga ia meminta Disperindagkop dan UMKM Kota Serang agar segera menyalurkan ke UMKM.
“Produk sudah ada, tapi yang sulit itu penjualannya. Tapi saya mencoba untuk melobi ritel terdekat agar dapat menampung produk masyarakat dan kami akan koordinasi juga dengan Disperindagkop dan UMKM Kota Serang untuk memberikan solusi. Kalau itu membantu, maka akan mengentaskan kemiskinan dan membantu perekonomian masyarakat,” tandasnya. (FEB).

0 Comments