TANGERANG, bantenhariini.id – PD Pasar Kota Tangerang mulai menerapkan sistem elektronifikasi untuk pembayaran retribusi dan transaksi di pasar. Tujuannya agar masyarakat melakukan pembayaran secara non tunai menggunakan aplikasi dan menghindari penyebaran virus Corona. Saat ini, ada 2 pasar di Kota Tangerang yang sudah menerapkan yaitu Pasar Poris dan Malabar. Hal ini mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan Bank Indonesia (BI).

Kepala Pasar Poris Adi Sarwadi mengungkapkan, gerakan ini sudah berjalan sekitar 3 minggu. Setiap kios sudah dipasangi QR Code untuk pembayaran listrik dan Jasa Pengelola Pasar (JPP). “Kami kerja sama dengan Bank BJB. Bagi pedagang yang belum memilik rekening kami bantu mengurusnya,” ujar Adi. Namun saat ini, masih banyak pedagang yang belum memiliki smartphone untuk mendukung penggunaan aplikasi.

Menurut Adi, penerapan transaksi elektronik di pasar akan memudahkan pedagang berjualan secara online. Kemungkinan peredaran uang palsu dan kendala lain dalam transaksi antara pedagang dan pembeli juga dapat diminimalisir. “Kami berharap transaksi non tunai juga dapat mengurangi penyebaran virus Corona,” kata Adi.
Penyemprotan disinfektan di pasar juga dilakukan secara rutin, ditambah mengimbau masyarakat selalu memakai masker dan cuci tangan. (Sania Larasati)

0 Comments