SERANG, bantenhariini.id – Aksi pembunuhan satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, pagi tadi sekitar 02:00 WIB, di ceritakan Siti Sadiyah kepada pihak Kepolisian.
Berdasarkan keterangan Siti Sadiyah, kejadian pembunuhan tersebut, diduga sudah direncanakan, dan dilakukan dengan sengaja. Sebab, kedatangan kedua pelaku ke rumah korban sudah menggunakan topeng dan membawa senjata tajam.
Kapolres Serang Kota, AKBP Firman Afandi, menjelaskan, saat kedua pelaku bertamu ke rumah korban, di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Banten, mereka tidak dapat dikenali lantaran menggunakan topeng penutup kepala.
“Menurut saksi Siti Sadiyah (korban) sempat berbicara sedikit, menyampaikan bahwa pelaku yang mengetuk pintu depan sudah menggunakan penutup muka, sehingga sudah dipastikan pembunuhan ini berencana,” papar Kapolres Serang, AKBP Firman Affandi, saat ditemui di Mapolsek Warungin Kurung, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (13/08/2019).
Ia menjelaskan, kedua pelaku tersebut datang pada dini hari dengan menggunakan topeng, diduga untuk menutupi identitasnya dan langsung mengarahkan pisau sehingga mengenai bibir Siti.
“(Pelaku) dua orang. Menggunakan topeng kupluk. Kemungkinan jam dua pagi. Pintu diketok pelaku, pas pintu dibuka (Siti Sa’idah), pisaunya langsung mengenai bibir korban istrinya,” paparnya.
Akibat terkena sayatan pisau Siti Sa’idah berteriak hingga membangunkan suaminya almarhum Rustiadi yang meninggal dalam aksi tersebut.
Setelah mendengar Siti berteriak, salah satu pelaku langsung menusukkan pisaunya ke punggung Siti sebanyak tiga kali.
Diduga karena ada keributan sang anak pun terbangun dan sontak menangis, sehingga, salah satu dari pelaku tersebut langsung menghabisi nyawa si kecil.
Dugaan sementara, Rustiadi dan Siti sempat melakukan perlawanan untuk membela dirinya kepada kedua pelaku. Sebab, dilihat dari jejak salah satu pelaku pun di duga terluka. Hal tersebut terlihat dengan adanya jejak darah diluar rumah korban.
“Menurut saksi sempat terjadi pertarungan. Di dalam rumah terdapat kotoran tinja, itu kemungkinan milik korban. Kemungkinan di cekik. Ada bercak darah diluar rumah, kemungkinan darah pelaku,” jelasnya. (DA)

0 Comments